Selasa, 21 Februari 2017

PANGGUNG KERAMAT
Karya : Suginingsih
Tadi sore aku pergi
Naik anak tangga menelusuri gedung tinggi
Entah mengapa aku merasa
Sore itu adalah keramat bagi tumbuhnya sastra
                   Akupun sedikit terkejut, tapi aku
                   Membiarkanya mengadu
                   Aku anggap itu bahan aduan, meski
                   Tubuhku lesu, sendu rona nan semu
Perlahan ku masuk menuju ruang yang petang
Banyak laki-laki dan perempuan berebut minta kenyamanan
Entah mereka hendak duduk,atau hanya sekadar datang
Ah, akupun tak mau komentar, biarkan!
                   Setelah itu semua bersimpuh
                   Menatap panggung keramat
                   Hanya panggung sastra yang tumbuh
                   Untuk menambah gairah semangat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar